Jangan Kaitkan Bom Kuningan 2 Dengan Islam

Foto oleh okezone.com
Indonesia kembali terguncang dengan prilaku-prilaku tidak manusiawi dan tidak beradab. Pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton pada hari Jumat pukul 07.40 dan 07.55 merupakan upaya merusak keharmonisan yang telah terbangun selama pelaksanaan pemilu dan pilpres 2009.
Adanya opini publik yang mencoba mengkaitkan bom kuningan 2 dengan gerakan Islam merupakan tuduhan yang tak berdasar. Karena sesungguhnya Islam adalah agama universal dan agama yang mengajarkan perdamaian dan melarang perusakan. Selain itu, adanya dugaan bahwa bom kuningan 2 dikaitkan dengan kekecewaan pasca pemilu 2009 juga merupakan tuduhan yang tak berdasar yang bagi KAMMI dapat membawa ketidakharmonisan di tengah masyarakat.
Atas dasar itu, KAMMI menyatakan sikap sebagai berikut:
- Mengutuk pelaku dan tindakan bom kuningan 2 sebagai tindakan tidak beradab dan merusak tatanan hidup masyarakat Indonesia yang telah terbangun damai dan kondusif.
- Menyesalkan pernyataan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono yang menurut KAMMI mencoba mengkaitkan bom kuningan 2 dengan kekecewaan pasca pemilu 2009.
- Bom kuningan 2 tidak ada kaitannya dengan Islam dan gerakan Islam, karena Islam merupakan agama perdamaian dan universal.
- Meminta semua pihak untuk menjaga opini agar tidak terjadi keresahan dan prasangka negatif terhadap segenap elemen bangsa.
- Menuntut pihak-pihak kepolisian dan Intelijen Negara untuk bersikap profesional dan mengusut tuntas pelaku intelektual pengeboman dan jaringannya dengan mengedepankan supremasi hukum terhadap siapapun.
Jakarta, 18 Juli 2009
Ketua Umum
Rijalul Imam, S.Hum., M.Hum.
Anda harus login untuk memberi komentar